Rumah yang terasa penuh tidak selalu perlu ditata dengan mengurangi barang terlebih dahulu. Coba lihat fungsi setiap benda dan seberapa sering ia dipakai: dari sana, lebih mudah menentukan mana yang tetap dekat, disimpan, atau dipindahkan.
Dalam rancangan ruang, kebutuhan dan fungsi menjadi pertimbangan saat memilih serta menata elemen. Penempatan perabot juga memperhitungkan proporsi, skala, dan ruang negatif, yaitu bagian ruang yang dibiarkan kosong [1]. Untuk menata barang sehari-hari, prinsip ini bisa diterapkan dengan menilai bukan hanya apa yang ada, tetapi juga apa yang perlu dilakukan di area tersebut.
Kelompokkan barang menurut fungsinya
Mulailah dari satu area yang terasa sesak, lalu pisahkan barang berdasarkan tugas yang dilayaninya. Alat tulis dan dokumen, misalnya, dapat dikelompokkan sebagai perlengkapan administrasi rumah; barang untuk merawat sepatu bisa menjadi kelompok tersendiri. Contoh ini hanya gambaran—kategori yang tepat bergantung pada barang dan kegiatan di rumah masing-masing.
Pengelompokan fungsi membantu membedakan barang yang kebetulan berada di tempat yang sama dari barang yang memang digunakan untuk kegiatan yang sama. Setelah kelompoknya terlihat, tanyakan: di mana kegiatan itu biasanya dilakukan, dan barang mana yang perlu tersedia saat kegiatan berlangsung?
Frekuensi pakai membantu menentukan jarak
Sering dipakai biasanya menjadi alasan praktis untuk menaruh barang dekat dengan tempat kegiatan yang membutuhkannya. Barang yang hanya sesekali digunakan bisa disimpan di lokasi lain, sementara barang yang fungsinya lebih sesuai dengan area berbeda dapat dipindahkan ke sana. Ini cara mengambil keputusan penataan, bukan ukuran bahwa suatu barang lebih atau kurang berguna.
Sering dipakai di area itu: pertimbangkan untuk menjaganya tetap dekat dengan titik penggunaan.
Sesekali dipakai: simpan bersama barang yang fungsinya serupa, di tempat yang tetap mudah dikenali.
Lebih berkaitan dengan kegiatan di area lain: pindahkan ke area yang sesuai dengan fungsinya.
Misalnya, dalam skenario hipotetis, alat tulis dan beberapa dokumen berada di meja yang juga dipakai untuk kegiatan lain. Alat tulis yang rutin digunakan di meja itu dapat tetap dekat, sementara dokumen yang jarang dibuka bisa disimpan bersama. Jika sebagian barang lebih berkaitan dengan kegiatan administrasi di tempat lain, barang tersebut dapat dipindahkan ke sana.
Jangan samakan menyimpan dengan menyingkirkan
"Disimpan" menjelaskan pilihan lokasi, bukan keputusan untuk membuang. Barang yang jarang digunakan tidak otomatis harus disingkirkan; pertanyaan yang lebih sesuai untuk penataan ruang adalah apakah barang itu perlu berada di dekat aktivitas sehari-hari. Dengan begitu, frekuensi pakai membantu mengatur jarak, sedangkan fungsi membantu menentukan area.
Barang yang memiliki lebih dari satu fungsi bisa ditata berdasarkan penggunaan yang paling sering memicu orang mengambilnya. Jika barang itu berpindah-pindah tempat, tentukan satu titik untuk mengembalikannya setelah dipakai. Pilihan ini dapat membuat susunan lebih mudah dipahami tanpa harus memaksa setiap benda hanya memiliki satu kegunaan.
Hitung juga ruang yang dibiarkan kosong
Penataan tidak perlu mengejar agar setiap sudut terisi. Dalam rancangan ruang, proporsi, skala, dan ruang negatif ikut dipertimbangkan saat menempatkan perabot [1]. Sebagai penerapan praktis pada barang rumah, periksa apakah susunan masih menyisakan ruang untuk menggunakan area tersebut, bukan hanya apakah semua barang berhasil dimuat.
Tinjau ulang saat kebutuhan berubah
Rancangan ruang yang efektif memperhitungkan fleksibilitas dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan serta perubahan gaya hidup penghuninya [1]. Karena itu, pembagian barang dekat, disimpan, atau dipindahkan tidak harus menjadi aturan permanen. Jika sebuah area berubah fungsi, kelompok barang dan jaraknya bisa ditata ulang. Ukurannya sederhana: lokasi barang selaras dengan kegunaannya, frekuensi pemakaiannya, dan kegiatan yang berlangsung di ruang itu.
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Rancangan dalam ruangan. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29422583&title=Rancangan_dalam_ruangan (diakses 2026-10-04).